Mengubah strategi menjadi tindakan untuk manusia, planet, dan kemajuan
Bagaimana Kami Menghadapi Keberlanjutan
Di TBS, keberlanjutan adalah landasan kami. Kami berfokus pada TBS2030, prioritas pemangku kepentingan, tata kelola yang kuat, dan budaya keberlanjutan. Hal ini menjadi panduan dalam pengambilan keputusan kami terkait energi terbarukan, mobilitas listrik, dan pengelolaan limbah.
Peta Jalan Kami: TBS2030
Material Prioritas Kami
Tata Kelola & Pengawasan Kami
Perjalanan Transformasi Kami
Material Prioritas Kami
Pada tahun 2023, TBS menyelesaikan penilaian materialitas keduanya menggunakan pendekatan materialitas ganda, menegaskan kembali komitmen kami terhadap kepemimpinan keberlanjutan di kawasan ini. Penilaian ini dikembangkan sesuai dengan Standar GRI 2021 dan didasarkan pada draf Standar Pelaporan Keberlanjutan Eropa (ESRS), memastikan strategi kami memberikan kontribusi yang berarti terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.
Top Materiality Topics by Concern Zone
Zona Keberlanjutan
Zona Prioritas
Pemeliharaan Zona
Zona Bisnis
Tata Kelola, Budaya, dan Pengawasan Kami
Untuk memastikan keberlanjutan terintegrasi di setiap tingkatan, TBS telah membentuk Komite ESG yang independen dan secara aktif membangun budaya kesadaran dan pertanggungjawaban.
- Komite ESG: Mendukung Dewan Komisaris dan Direksi dengan mengarahkan kebijakan ESG, memantau praktik terbaik, dan menyelaraskan dengan tujuan nasional dan internasional untuk memastikan implementasi yang efektif dari TBS2030.
- Budaya Keberlanjutan: Kami mendorong pertukaran pengetahuan dan pendidikan di antara karyawan dan pimpinan, termasuk pelatihan keberlanjutan tahun 2023 di Singapura untuk Dewan Komisaris dan Direksi guna memperkuat kesiapan dalam menangani risiko dan peluang ESG.
Our ESG Committee
Yasmin Wirjawan
Komite ESG - Ketua
Yasmin Wirjawan membawa kombinasi kuat antara pondasi akademik dan pengalaman global untuk memperkuat pengawasan strategis Komite ESG. Latar belakangnya mencakup keuangan, teknologi, pendidikan, dan kebijakan publik, yang mendukung agenda keberlanjutan modern. Beliau meraih gelar Doktor Pendidikan dari New York University (2024), dua gelar Master di bidang Manajemen dan Keuangan, serta gelar Sarjana dari American University of Paris.
Selain pencapaian akademisnya, Yasmin memimpin Ancora Foundation dan menjabat sebagai Visiting Scholar di Stanford University. Peran strategisnya di Sweef Capital dan Ancora Group memperkaya perspektif beliau mengenai investasi bertanggung jawab dan dampak sosial, memastikan integrasi tata kelola dan ESG yang efektif bagi pertumbuhan jangka panjang Perusahaan.

Judy Lee
Komite ESG - Anggota
Judy Lee adalah praktisi manajemen risiko global dengan pengalaman lebih dari 30 tahun. Sebagai anggota Komite ESG, beliau membawa perspektif internasional yang berharga bagi Perusahaan. Kariernya mencakup peran strategis di Solar Frontier (bagian dari Grup Royal Dutch Shell), di mana beliau berkontribusi mengembangkan solusi energi surya untuk pasar global.
Saat ini, beliau menjabat di Dewan Komisaris DBS Group Holdings Ltd. dan DBS Bank Ltd., serta memimpin Komite Keberlanjutan di SMRT Corporation. Pengalaman luas beliau di sektor keuangan, energi, dan transportasi memperkuat kemampuan Komite dalam menyelaraskan tata kelola dengan standar internasional serta memahami risiko dan peluang keberlanjutan secara mendalam.

Triana Krisandini
Komite ESG - Anggota
Triana Krisandini adalah profesional keberlanjutan korporat dengan pengalaman lebih dari satu dekade di sektor kehutanan, sumber daya alam, dan pertambangan. Beliau meraih gelar Sarjana dari University of Oregon dan gelar Master dari Columbia University, Amerika Serikat.
Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Assistant Director of Sustainability di APRIL Group (2017–2021). Sejak Desember 2021, beliau bergabung dengan TBS Energi Utama sebagai SVP Sustainability, di mana beliau memimpin strategi keberlanjutan dan inisiatif iklim perusahaan. Kontribusi beliau memberikan kedalaman operasional dan kebijakan bagi Komite ESG, memastikan komitmen keberlanjutan TBS tetap kredibel dan selaras dengan perkembangan regulasi serta ekspektasi pemangku kepentingan.

Divisi Keberlanjutan memainkan peran kunci dengan:
- Menentukan strategi: Mengembangkan dan menyelaraskan arah keberlanjutan kami dengan TBS2030 dan KPI ESG.
- Menerapkan praktik: Memastikan semua unit bisnis memahami, menerapkan, dan melaporkan inisiatif keberlanjutan.
- Meningkatkan kapasitas: Menyediakan pelatihan, berbagi pengetahuan, dan program keterlibatan untuk karyawan guna memperkuat budaya ESG.
Perjalanan Transformasi Kami
TBS sedang menjalani transformasi besar-besaran untuk memastikan keberlanjutan dan ketahanan jangka panjang. Kami secara bertahap mengurangi ketergantungan pada batu bara dan menginvestasikan kembali dana tersebut ke dalam bisnis yang berorientasi masa depan dan mempercepat transisi energi. Perjalanan ini menempatkan kami sebagai penggerak aktif dalam ekonomi rendah karbon Indonesia sambil menciptakan nilai bersama bagi komunitas, mitra, dan pemangku kepentingan.

Ada dua pendekatan untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2030:
- (i) mempercepat dekarbonisasi aset-aset kami.
- (ii) Selama tahun 2023, kami terus mengeksplorasi pendekatan inovatif untuk mencapai TBS2030. Perubahan-perubahan ini mencakup fokus yang lebih besar pada pengelolaan limbah.
