tbs

RM.id  Rakyat Merdeka - Electrum, perusahaan joint venture antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan PT TBS Energi Utama Tbk (TBS) merilis motor listrik terbarunya, Electrum H5 bersama teknologi pendukung seperti baterai, Battery Swap Station (BSS), dan infrastruktur digital.

 

Keseluruhan ekosistem motor listrik Electrum merupakan karya desainer dan insinyur lokal Electrum, menawarkan standar mobilitas baru untuk perjalanan lebih nyaman, hemat biaya, dan ramah lingkungan.

Pada tahap awal, H5 akan digunakan oleh layanan GoRide Electric dari Gojek sebagai perluasan pilot project motor listrik dari Grup GoTo untuk mendukung Net Zero Emission (NZE) Indonesia di 2060.

 

Chief Executive Officer (CEO) Electrum Jack Yang mengatakan, sebagai perusahaan teknologi Indonesia ekosistem motor listrik di Indonesia ini, terus memperluas lokasi BSS Electrum menjadi lebih dari 40 lokasi di Jakarta yang tersebar di berbagai lokasi strategis, termasuk gerai minimarket, bengkel, kantor cabang bank, dan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum).

 

Di kesempatan yang sama, Electrum juga mengumumkan kolaborasinya dengan Pertamina untuk penempatan lokasi BSS Electrum, yang rencananya akan hadir di berbagai lokasi SPBU Pertamina.

 

“Electrum telah mencapai milestone produk pertama, dengan meluncurkan H5. Motor listrik ini didesain khusus untuk jalanan Indonesia. Kami percaya peluncuran motor dan perluasan BSS memperkuat komitmen kami membangun ekosistem motor listrik yang komprehensif,” jelas Jack di Jakarta, Kamis (9/11/2023).

 

Jack mengatakan, produk baru ini ditujukan bagi masyarakat Indonesia yang memiliki minat yang tinggi akan solusi mobilitas berkelanjutan dan nyaman, serta mobilitas sehari-hari secara terjangkau.

 

“Biaya perawatan yang rendah, dilengkapi desain yang ergonomis dan nyaman dikendarai. H5 juga dilengkapi dengan teknologi baterai bertenaga tinggi serta BSS yang andal dan mudah dikenali,” ungkapnya.

 

Desain H5 merupakan karya desainer dan insinyur lokal asal Indonesia, yakni Muhammad Rayhan Arifinsyah (Rayhan) dan Yuditya Pratamaputra (Yudit).

 

Rayhan, desainer jebolan Jurusan Desain Industri ITB, dan Yudit, mechanical engineer lulusan Teknik Aeronautika dan Astronotika ITB dengan pengalaman 10 tahun di bidang vehicle research and development, bersama-sama bergabung dengan Electrum sejak 2022.

 

Mereka merancang desain H5 berdasarkan hasil uji coba komersial bersama Gojek, serta mempertimbangkan segala masukan dari para mitra Gojek. Mulai dari performa, desain, dan teknologi, H5 dirancang sesuai dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari masyarakat Indonesia.

 

Sementara itu, Komisaris Utama Electrum Pandu Patria Sjahrir menyampaikan, sejak awal berdirinya, Electrum hadir sebagai perusahaan infrastruktur motor listrik untuk membangun ekosistem motor listrik yang komprehensif.

 

Mulai dari pabrik di Cikarang, desain motor, teknologi baterai dan digital Internet of Things (IoT), BSS, layanan after-sales, hingga dukungan bagi para pengguna.

 

Peluncuran Electrum H5 hari ini menjadi milestone penting dalam menggerakkan keseluruhan ekosistemnya.

 

“Bersama para partner, pemangku kepentingan, dan pengguna kami, Electrum terus hadirkan inovasi yang tak hanya bertanggung jawab terhadap lingkungan, layak secara ekonomi, dan bermanfaat secara sosial,” kata Pandu.

 

Sementara itu, Managing Director Electrum Patrick Adhiatmadja menjelaskan, Electrum H5 dapat mendukung mobilitas para pengendara Electrum sehari-hari dengan biaya yang terjangkau. Maupun biaya perawatan motor juga lebih rendah, tanpa adanya biaya listrik tambahan karena penggunaan metode battery swap.

 

"Untuk memperluas jangkauan pengendara, kami menargetkan hadirnya 150 BSS pada akhir tahun ini. Per akhir Oktober 2023, Electrum telah mencatat total jarak tempuh hampir 14 juta kilometer,” sebutnya.

 

Dalam melanjutkan uji coba motor listrik di ekosistem Gojek, Electrum akan menambah 500 unit motor H5 untuk layanan GoRide Electric secara bertahap hingga akhir tahun 2023.

 

Dalam perluasan uji coba ini, Electrum dan Gojek akan memperkenalkan skema rental yang menawarkan fleksibilitas sesuai kebutuhan, yakni antara sewa dengan satu atau dua baterai.

 

Senior Vice President (SVP) Corporate Strategy & Investor Relations TBS Nafi Achmad Sentausa menambahkan, peluncuran motor listrik Electrum H5 selaras dengan komitmen TBS untuk mencapai netralitas karbon pada 2030, yang dirangkum dalam komitmen 'Towards a Better Society 2030' (TBS2030).

 

Pencapaian ini bukan hanya sebuah milestone penting bagi TBS dalam mendorong transisi energi yang bertanggung jawab.

 

“Ini juga bukti nyata dari komitmen kami untuk mengimplementasikan solusi-solusi inovatif untuk mengurangi jejak karbon, sekaligus memberi nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Nafi. 

 

sumber : https://rm.id/baca-berita/ekonomi-bisnis/196230/karya-desainer-dan-insinyur-lokal-electrum-luncurkan-motor-listrik-h5