
Liputan6.com, Jakarta - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mengumumkan aksi korporasi berupa akuisisi oleh entitas anak. Perseroan melalui anak perusahaan yaitu Taonga Holdings Pte. Ltd., telah mengambilalih 100 persen saham atau sebanyak 19.991.917 lembar di Asia Medical Enviro Services Pte. Ltd dari Asia Enviro Services Ltd.
Pembeli, yaitu Taonga Holdings Pte. Ltd merupakan perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki oleh perseroan. Tidak ada hubungan afiliasi antara penjual dengan pembeli atau penjual dengan perseroan dalam transaksi ini.
Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk, Dicky Yordan menjelaskan, pelaksanaan transaksi ini tidak akan mempengaruhi kegiatan operasional, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan.
Tindakan perseroan untuk melakukan transaksi ini merupakan salah satu upaya perseroan secara group untuk melakukan pengembangan usaha dalam sektor kegiatan usaha ramah lingkungan. Hal itu sejalan dengan tujuan untuk mencapai target neutralitas karbon pada 2030. "Secara jangka panjang, pelksanana transaksi ini akan memperkuat kondisi keuangan perseroan," kata Dicky dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (28/8/2023).
Asia Medical Enviro Services Pte. Ltd. (Asia Med Enviro) adalah pionir dan pemimpin pasar dalam pengumpulan, pengolahan dan pembuangan limbah medis dan biohazardous di Singapura. Dengan rekam jejak operasi yang kuat, Asia Med Enviro menawarkan rangkaian lengkap layanan pengelolaan limbah medis dan biohazard.
Mulai dari pengumpulan limbah hingga pengolahan dan pembuangan kepada beragam klien lokal dan internasional. Asia Med Enviro telah lama menjalin hubungan dan kontrak dengan rumah sakit besar dan klinik swasta, laboratorium penelitian dan klinis, panti jompo, klinik hewan, dan perusahaan farmasi.
Sebagai operator dari dua pabrik insinerasi limbah medis khusus di Singapura, Asia Med Enviro telah dipilih oleh Badan Lingkungan Hidup Nasional sebagai perusahaan penting untuk insinerasi limbah medis dalam keadaan darurat. Asia Med Enviro adalah penerima Penghargaan Menteri Pertahanan 2010 atas kontribusinya yang luar biasa selama merebaknya pandemi, misalnya. Flu Burung, SARS.