Di samping pengembangan energi terbarukan dan kendaraan listrik, TBS tetap mengelola bisnis konvensional yang selama ini menjadi tulang punggung sektor energi serta pertanian Indonesia. Bisnis-bisnis ini masih menjadi bagian penting dari portofolio kami, dengan semakin kuat menerapkan prinsip keberlanjutan sebagai panduan utama.

TBS mengoperasikan tiga konsesi pertambangan yang berdekatan di Sangsanga, Kalimantan Timur, melalui anak perusahaannya ABN, IM, dan TMU. Kluster terintegrasi ini memungkinkan operasi yang efisien dan hemat biaya dari tambang hingga pelabuhan. Lengan perdagangan TBS, PT Adimitra Baratama Niaga, menghubungkan TBS dengan pasar internasional dan regional, menyediakan berbagai spesifikasi batubara untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam.
Melalui PT Perkebunan Kaltim Utama I (PKU), TBS mengelola perkebunan kelapa sawit seluas 8.633 hektar di Kalimantan Timur. Perkebunan ini dilengkapi dengan pabrik pengolahan sendiri dan menerapkan praktik berkelanjutan, termasuk penggunaan limbah biomassa untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. PKU telah memperoleh sertifikasi ISPO, yang mencerminkan komitmen Perusahaan dalam produksi minyak sawit yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.






