Mentransformasi bisnis dan lanskap energi menuju masa depan yang lebih bersih dan tangguh.
Perjalanan Keberlanjutan Kami
Bertransformasi dari bisnis energi konvensional menjadi platform pertumbuhan rendah karbon.
TBS tengah menjalani transformasi fundamental. Seiring percepatan transisi energi global, kami membentuk kembali portofolio bisnis untuk selaras dengan ambisi iklim Indonesia sekaligus membangun bisnis yang tangguh dan siap menghadapi masa depan.
Melalui TBS2030 — Towards a Better Society, kami secara bertahap mengurangi ketergantungan pada aset intensif karbon dan berinvestasi pada solusi yang dapat berkembang secara berkelanjutan, mengurangi emisi, memperkuat masyarakat, serta menciptakan nilai ekonomi jangka panjang.
Keberlanjutan menjadi pusat dari cara kami beroperasi, berinvestasi, dan bertumbuh—didukung oleh tata kelola yang transparan, target yang terukur, serta kemitraan yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan.
Ringkasan Utama:
- Target netralitas karbon pada tahun 2030 melalui roadmap TBS2030
- Transformasi portofolio menuju pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan kendaraan listrik
- Integrasi ESG dan risiko iklim dalam strategi perusahaan dan manajemen risiko perusahaan
- Laporan keberlanjutan tahunan yang selaras dengan kerangka kerja global terkemuka
Rencana Transisi Iklim TBS
Membangun jalur yang menguntungkan menuju masa depan yang berkelanjutan
Rencana Transisi Iklim (Climate Transition Plan / CTP) kami menjelaskan bagaimana TBS akan mencapai netralitas karbon sekaligus memperkuat ketahanan dan profitabilitas bisnis.
Rencana ini menggambarkan bagaimana kami melakukan divestasi aset beremisi tinggi, mengalokasikan kembali modal menuju sektor rendah karbon, serta mengintegrasikan pertimbangan iklim dalam keputusan investasi, manajemen risiko, dan operasional perusahaan.
Pendekatan yang disiplin ini memungkinkan TBS mengurangi emisi sekaligus membangun platform pertumbuhan yang dapat berkembang di bidang layanan lingkungan, energi bersih, dan mobilitas berkelanjutan.
Sorotan Utama:
- Penurunan sekitar 86% emisi operasional setelah divestasi dua pembangkit listrik tenaga batu bara
- Target netralitas karbon pada tahun 2030
- Rencana investasi hingga US$600 juta untuk mempercepat bisnis rendah karbon
- US$283 juta telah diinvestasikan hingga Q1 2025
- Bisnis pengelolaan limbah kini berkontribusi 39% terhadap pendapatan dan 88% terhadap adjusted EBITDA
Jelajahi Rencana Transisi Iklim TBS secara lengkap untuk melihat dampak yang telah kami ciptakan di seluruh tiga pilar.
Sorotan Keberlanjutan 2024
Mengubah strategi menjadi kemajuan yang dapat diukur
Tahun 2024 menandai tahun yang penuh terobosan, di mana kami mengubah komitmen menjadi tindakan nyata. Mulai dari menginisiasi energi bersih hingga mengembangkan pembiayaan iklim, pencapaian kami menunjukkan ketahanan dan kepemimpinan dalam transisi energi Indonesia.
Sorotan Utama:
Lingkungan yang Berkembang
SDM yang diberdayakan
Mitra Terpercaya
Jelajahi sorotan lengkap 2024 untuk melihat lebih banyak dampak yang kami ciptakan di seluruh tiga pilar.
Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan
Mengintegrasikan ESG dalam setiap keputusan
Di TBS, keberlanjutan terintegrasi di seluruh organisasi—mulai dari pengawasan Dewan hingga pengambilan keputusan operasional.
Kerangka tata kelola ESG kami memastikan bahwa aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola terintegrasi dalam keputusan investasi, manajemen risiko perusahaan, dan strategi jangka panjang.
Dengan menyelaraskan pengungkapan kami dengan standar internasional serta menjaga keterlibatan pemangku kepentingan secara transparan, kami memastikan bahwa komitmen keberlanjutan kami tetap kredibel, terukur, dan akuntabel.
Sorotan Utama:
- Pengawasan tata kelola ESG oleh Dewan, Komite ESG, dan manajemen
- TBS2030 sebagai roadmap strategis komitmen keberlanjutan perusahaan
- Penilaian risiko iklim yang selaras dengan TCFD dan IFRS S2
- Pelaporan keberlanjutan yang selaras dengan GRI, SASB, dan regulasi OJK
- Keterlibatan pemangku kepentingan yang terstruktur serta pengungkapan yang transparan

Yasmin Wirjawan
Komite ESG - Ketua
Yasmin Wirjawan membawa kombinasi kuat antara pondasi akademik dan pengalaman global untuk memperkuat pengawasan strategis Komite ESG. Latar belakangnya mencakup keuangan, teknologi, pendidikan, dan kebijakan publik, yang mendukung agenda keberlanjutan modern. Beliau meraih gelar Doktor Pendidikan dari New York University (2024), dua gelar Master di bidang Manajemen dan Keuangan, serta gelar Sarjana dari American University of Paris.
Selain pencapaian akademisnya, Yasmin memimpin Ancora Foundation dan menjabat sebagai Visiting Scholar di Stanford University. Peran strategisnya di Sweef Capital dan Ancora Group memperkaya perspektif beliau mengenai investasi bertanggung jawab dan dampak sosial, memastikan integrasi tata kelola dan ESG yang efektif bagi pertumbuhan jangka panjang Perusahaan.

Judy Lee
Komite ESG - Anggota
Judy Lee adalah praktisi manajemen risiko global dengan pengalaman lebih dari 30 tahun. Sebagai anggota Komite ESG, beliau membawa perspektif internasional yang berharga bagi Perusahaan. Kariernya mencakup peran strategis di Solar Frontier (bagian dari Grup Royal Dutch Shell), di mana beliau berkontribusi mengembangkan solusi energi surya untuk pasar global.
Saat ini, beliau menjabat di Dewan Komisaris DBS Group Holdings Ltd. dan DBS Bank Ltd., serta memimpin Komite Keberlanjutan di SMRT Corporation. Pengalaman luas beliau di sektor keuangan, energi, dan transportasi memperkuat kemampuan Komite dalam menyelaraskan tata kelola dengan standar internasional serta memahami risiko dan peluang keberlanjutan secara mendalam.

Triana Krisandini
Komite ESG - Anggota
Triana Krisandini adalah profesional keberlanjutan korporat dengan pengalaman lebih dari satu dekade di sektor kehutanan, sumber daya alam, dan pertambangan. Beliau meraih gelar Sarjana dari University of Oregon dan gelar Master dari Columbia University, Amerika Serikat.
Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Assistant Director of Sustainability di APRIL Group (2017–2021). Sejak Desember 2021, beliau bergabung dengan TBS Energi Utama sebagai SVP Sustainability, di mana beliau memimpin strategi keberlanjutan dan inisiatif iklim perusahaan. Kontribusi beliau memberikan kedalaman operasional dan kebijakan bagi Komite ESG, memastikan komitmen keberlanjutan TBS tetap kredibel dan selaras dengan perkembangan regulasi serta ekspektasi pemangku kepentingan.
Peta Jalan TBS2030
Jalan kami menuju netralitas karbon pada tahun 2030
TBS2030 adalah peta jalan keberlanjutan jangka panjang kami yang dirancang untuk menyeimbangkan pertumbuhan dengan tanggung jawab iklim. Ini mencerminkan ambisi kami untuk mendukung transisi energi Indonesia dengan beralih ke model bisnis yang lebih bersih, rendah karbon, dan berkelanjutan.
Berlandaskan pada tiga pilar strategis: Lingkungan yang Berkelanjutan, Masyarakat yang Berdaya, dan Mitra yang Dipercaya, TBS2030 mengarahkan cara kami mendekarbonisasi portofolio, memperkuat kemitraan komunitas, dan mematuhi standar tata kelola tertinggi.
Kami mendorong transformasi menuju masyarakat yang lebih baik pada tahun 2030 melalui:
Lingkungan yang Berkembang
SDM yang diberdayakan
Mitra Terpercaya
Laporan Keberlanjutan
Transparansi dan akuntabilitas, tahun demi tahun.
Transparansi merupakan landasan utama strategi keberlanjutan kami. Setiap tahun, kami menerbitkan laporan keberlanjutan yang memberikan pemangku kepentingan gambaran yang jelas tentang kemajuan, tantangan, dan tujuan masa depan kami. Laporan-laporan ini selaras dengan standar internasional, memastikan kredibilitas dan keterbandingan dalam memantau komitmen ESG kami dan peta jalan TBS2030.
Laporan keberlanjutan kami
Jelajahi laporan keberlanjutan lengkap kami untuk melihat komitmen kami terhadap transparansi dan akuntabilitas.
TBS Foundation
Memberdayakan Pendidikan, Keberlanjutan, dan Inovasi

TBS Foundation berkomitmen untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan melalui pemberdayaan pendidikan, mendorong keberlanjutan, dan memupuk inovasi. Melalui program-program yang terarah dan kemitraan strategis, kami membekali pemimpin masa depan, mempengaruhi kebijakan, dan mendukung solusi awal yang mempercepat transisi Indonesia menuju ekonomi berkelanjutan dan sirkular.
Sorotan Utama:
- Pendidikan untuk Dampak: Pelatihan vokasi, pengembangan guru, dan beasiswa siswa
- Kepemimpinan dalam Keberlanjutan: Reformasi kebijakan, kampanye kesadaran, dan keterlibatan publik
- Mendorong Inovasi: Mendukung perusahaan rintisan di bidang kendaraan listrik, pengelolaan limbah, dan energi terbarukan



.webp&w=1920&q=75)
