new-our-approach-sidebar

Bagaimana Kami Menghadapi Keberlanjutan

Di TBS, keberlanjutan adalah landasan kami. Kami berfokus pada TBS2030, prioritas pemangku kepentingan, tata kelola yang kuat, dan budaya keberlanjutan. Hal ini menjadi panduan dalam pengambilan keputusan kami terkait energi terbarukan, mobilitas listrik, dan pengelolaan limbah.

Peta Jalan Kami: TBS2030

Menetapkan tonggak-tonggak yang jelas menuju masa depan rendah karbon dan inklusif.

Material Prioritas Kami

Area fokus yang dibentuk oleh penilaian materialitas ganda dan masukan pemangku kepentingan

Tata Kelola & Pengawasan Kami

Tanggung jawab dewan direksi dan manajemen memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Perjalanan Transformasi Kami

Transisi dari batu bara ke energi terbarukan, ekosistem kendaraan listrik, dan pengelolaan limbah

Material Prioritas Kami

Pada tahun 2023, TBS menyelesaikan penilaian materialitas keduanya menggunakan pendekatan materialitas ganda, menegaskan kembali komitmen kami terhadap kepemimpinan keberlanjutan di kawasan ini. Penilaian ini dikembangkan sesuai dengan Standar GRI 2021 dan didasarkan pada draf Standar Pelaporan Keberlanjutan Eropa (ESRS), memastikan strategi kami memberikan kontribusi yang berarti terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.

1

Emissions and Climate Opportunities

1.1

Greenhouse Gasses (GHG) Emissions

1.2

Climate Adaptation and Resilience

1.3

Air Pollution

2

Water Usage

3

Waste Disposal

4

Land Rehabilitation

5

Biodiversity and Valuing Natural Capital

6

Local Communities

7

Human Rights

8

Affordable Clean Power

9

Improving Urban Mobility with EV Business

10

Workforce Competency

11

Occupational Health and Safety

12

Access to Clean Water

13

Governance

14

Value Chain Management

15

Geopolitics

16

Data Privacy

17

Capital Risks and Opportunities

17.1

Trust and Reputation Risks

17.2

ESG Disclosures and Mandates as Risk

17.3

Transition Financing

18

Business Model Transition and Innovation

18.1

Waste Management

18.2

Electric Vehicles

18.3

Waste-to-Energy

18.4

Green Hydrogen

18.5

Land-based Nature-based Solutions

19

Economic Performance

Materiality_Topics_Graph.png

Top Materiality Topics by Concern Zone

Sustainability-Zone

Zona Keberlanjutan

10
Kompetensi Tenaga Kerja
Kompetensi tenaga kerja sangat penting bagi TBS karena peluang yang ditawarkannya. TBS akan meningkatkan keterampilan untuk mendukung inisiatif ESG dan meningkatkan nilai korporat.
Priority-Zone

Zona Prioritas

1.1
Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) menjadi prioritas bagi TBS karena kontribusi sektor energi terhadap emisi bahan bakar fosil. TBS akan memperkuat pemantauan dan strategi untuk mengurangi emisi.
Maintaining-Zone

Pemeliharaan Zona

15
Geopolitik
Mengintegrasikan kriteria ESG ke dalam tata kelola TBS sangat penting untuk ketahanan terhadap faktor geopolitik. TBS akan menerapkan strategi manajemen risiko dan memantau isu-isu geopolitik.
Business Zone

Zona Bisnis

19
Kinerja Ekonomi
TBS akan menciptakan nilai ekonomi bagi para pemangku kependtingan, berkontribusi pada perekonomian lokal melalui pengadaan barang dan jasa, penciptaan lapangan kerja, dan investasi infrastruktur.

Tata Kelola, Budaya, dan Pengawasan Kami

Untuk memastikan keberlanjutan terintegrasi di setiap tingkatan, TBS telah membentuk Komite ESG yang independen dan secara aktif membangun budaya kesadaran dan pertanggungjawaban.

  • Komite ESG: Mendukung Dewan Komisaris dan Direksi dengan mengarahkan kebijakan ESG, memantau praktik terbaik, dan menyelaraskan dengan tujuan nasional dan internasional untuk memastikan implementasi yang efektif dari TBS2030.
  • Budaya Keberlanjutan: Kami mendorong pertukaran pengetahuan dan pendidikan di antara karyawan dan pimpinan, termasuk pelatihan keberlanjutan tahun 2023 di Singapura untuk Dewan Komisaris dan Direksi guna memperkuat kesiapan dalam menangani risiko dan peluang ESG.

Our ESG Committee

Yasmin-Wirjawan

Yasmin Wirjawan

Ketua

Yasmin memiliki dasar akademik yang luas dan pengalaman global yang memperkuat pengawasan strategis Komite ESG. Latar belakangnya mencakup keuangan, teknologi, pendidikan, dan kebijakan publik—bidang-bidang yang secara langsung mendukung agenda keberlanjutan modern yang berorientasi pada dampak. Dia memegang gelar Doctor of Education in Leadership and Innovation dari New York University (2024), dua gelar Master of Science degrees in Management and Systems (NYU, 2020) dan Finance (Brandeis University, 2000), serta gelar International Business Administration dari American University of Paris (1992).

Selain prestasi akademisnya, Yasmin memimpin Ancora Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan kapasitas, serta menjabat sebagai Peneliti Tamu di Freeman Spogli Institute for International Studies, Universitas Stanford. Peran penasihatnya di Sweef Capital dan Ancora Group semakin memperkuat perspektifnya tentang investasi bertanggung jawab dan dampak sosial. Melalui peran-peran ini, ia membawa sudut pandang yang seimbang dalam tata kelola, pendidikan, dan integrasi ESG—hal-hal yang krusial untuk mengarahkan TBS menuju pertumbuhan jangka panjang yang bertanggung jawab.

new-judy-lee

Judy Lee

Anggota

Judy adalah seorang praktisi manajemen risiko global berpengalaman dengan lebih dari 30 tahun pengalaman, yang membawa perspektif eksternal dan internasional yang berharga ke dalam Komite ESG. Kariernya meliputi jabatan di Dewan Direksi Solar Frontier, anak perusahaan Showa Shell Sekiyu dalam Grup Royal Dutch Shell, di mana ia berkontribusi dalam mengembangkan solusi energi surya untuk pasar global.

Saat ini, ia menjabat di Dewan Direksi DBS Group Holdings Ltd. dan DBS Bank Ltd., di mana ia menjadi anggota Komite Audit, Komite Manajemen Risiko Dewan Direksi, Komite Kompensasi dan Pengembangan Manajemen, serta Komite Keberlanjutan Dewan Direksi. Judy juga memimpin Komite Keberlanjutan Dewan Direksi SMRT Corporation, yang semakin menonjolkan kepemimpinannya dalam tata kelola, pengawasan iklim, dan praktik bisnis berkelanjutan.

Pengalaman dewan yang luas di bidang layanan keuangan, energi, dan transportasi memberikan Komite keselarasan yang kuat dengan standar internasional, praktik tata kelola yang kokoh, serta pemahaman yang jelas tentang risiko dan peluang terkait keberlanjutan.

Triana-Krisandini

Triana Krisandini

Anggota

Triana adalah seorang profesional di bidang keberlanjutan korporat dengan lebih dari satu dekade pengalaman di sektor kehutanan, sumber daya alam, dan pertambangan. Ia meraih Bachelor of Science in Business Administration (Finance) dari University of Oregon (2011) dan Master of International Affairs in International Finance and Economic Policy dari Columbia University (2015).

Kariernya meliputi jabatan sebagai Asisten Direktur Keberlanjutan di APRIL Group (2017–2021), di mana ia mengembangkan dan mengimplementasikan kerangka kerja keberlanjutan, program keterlibatan pemangku kepentingan, dan penyelarasan kebijakan di seluruh operasi yang kompleks. Ia bergabung dengan TBS Energi Utama pada Desember 2021 sebagai SVP Keberlanjutan, di mana ia memimpin strategi keberlanjutan korporat, mengawasi inisiatif terkait iklim, dan bekerja sama erat dengan pemerintah, lembaga keuangan, dan mitra masyarakat sipil.

Triana memberikan kedalaman operasional, pemahaman kebijakan, dan kemampuan eksekusi praktis kepada Komite ESG—memastikan bahwa komitmen keberlanjutan TBS tidak hanya kredibel tetapi juga selaras dengan harapan regulasi, keuangan, dan pemangku kepentingan yang terus berkembang.

General-Meeting-of-Stakeholders

Divisi Keberlanjutan memainkan peran kunci dengan:

  • Menentukan strategi: Mengembangkan dan menyelaraskan arah keberlanjutan kami dengan TBS2030 dan KPI ESG.
  • Menerapkan praktik: Memastikan semua unit bisnis memahami, menerapkan, dan melaporkan inisiatif keberlanjutan.
  • Meningkatkan kapasitas: Menyediakan pelatihan, berbagi pengetahuan, dan program keterlibatan untuk karyawan guna memperkuat budaya ESG.

Perjalanan Transformasi Kami

TBS sedang menjalani transformasi besar-besaran untuk memastikan keberlanjutan dan ketahanan jangka panjang. Kami secara bertahap mengurangi ketergantungan pada batu bara dan menginvestasikan kembali dana tersebut ke dalam bisnis yang berorientasi masa depan dan mempercepat transisi energi. Perjalanan ini menempatkan kami sebagai penggerak aktif dalam ekonomi rendah karbon Indonesia sambil menciptakan nilai bersama bagi komunitas, mitra, dan pemangku kepentingan.

Our-Transformation-Journey

Ada dua pendekatan untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2030:

  • (i) mempercepat dekarbonisasi aset-aset kami.
  • (ii) Selama tahun 2023, kami terus mengeksplorasi pendekatan inovatif untuk mencapai TBS2030. Perubahan-perubahan ini mencakup fokus yang lebih besar pada pengelolaan limbah.
Sustainability-Zone-DeapTeal

Pengelolaan Sampah

TBS terus berkembang melampaui sektor energi tradisional. Dengan menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengatasi tantangan lingkungan kontemporer, TBS tidak hanya memasuki, tetapi kini sedang mentransformasi, lanskap pengelolaan limbah.
Sustainability-Zone-DeapTeal

Kendaraan Listrik

TBS sedang membangun ekosistem sepeda motor listrik sebagai bagian dari transformasi rantai nilai secara keseluruhan.
Sustainability-Zone-DeapTeal

Energi Terbarukan

Transisi dari aktivitas warisan telah memungkinkan TBS untuk lebih berinvestasi di sektor energi terbarukan, membantu diversifikasi dan pengurangan karbon pada seluruh bisnis kami.
Lihat kemajuan yang telah kami capai pada tahun 2024 di ketiga pilar keberlanjutan kami.
Pelajari tentang peta jalan kami untuk mencapai masa depan nol emisi dan berkelanjutan pada tahun 2030.
Akses laporan detail yang mencerminkan kemajuan, transparansi, dan komitmen kami kepada pemangku kepentingan.