Dalam beberapa tahun terakhir, TBS secara strategis memperluas kehadirannya di sektor energi terbarukan melalui pengembangan berbagai proyek pembangkit listrik ramah lingkungan:
PLTM Sumberjaya, Lampung
Tahun 2020, melalui anak perusahaan PT Toba Bara Energi (TBAE), TBS memperkuat portofolio terbarukan dengan mengakuisisi PT Adimitra Energi Hidro (AEH) selaku pengembang PLTM 2x3 MW di Lampung, serta PT Bayu Alam Sejahtera (BAS) yang sedang menjajaki potensi tenaga angin di NTT.
Proyek AEH berhasil mencapai Commercial Operation Date (COD) pada 22 Januari 2025, menyumbang 6 MW energi bersih bagi wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Pembangkit listrik tenaga air memberikan pasokan energi yang stabil dan berkelanjutan, melengkapi sumber intermiten seperti surya dan angin. Proyek AEH tidak hanya menghadirkan listrik bersih, tetapi juga manfaat nyata bagi masyarakat lokal melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan akses listrik, dan pelestarian lingkungan.
PLTS Terapung Tembesi, Batam
2024: Financial Closing telah tercapai
2026: Ditargetkan beroperasi komersial penuh dan terhubung ke jaringan listrik nasional
PLTS terapung Tembesi akan memberikan dampak sosial yang luas, termasuk pengurangan emisi karbon, perbaikan kualitas udara lokal, serta penciptaan lapangan kerja hijau. Proyek ini juga mendorong alih teknologi dan kolaborasi dengan komunitas setempat, sehingga memperkuat pembangunan berkelanjutan dan ketahanan Batam dalam jangka panjang.




