
Di dunia yang kian berubah, semakin banyak orang menyadari bahwa keberlanjutan lingkungan bukan hanya sebatas tren, melainkan sebuah kunci untuk masa depan yang lebih baik. Seiring dengan perkembangan ini, pegiat bisnis dari berbagai industri turut beradaptasi dan berinovasi untuk memberikan dampak positif. Di antaranya, TBS Energi Utama berdiri sebagai pelopor dalam mewujudkan keberlanjutan melalui komitmen kuat untuk mengubah praktik bisnis.
Berawal dari pertambangan batubara, TBS Energi Utama kini memiliki misi untuk membangun masa depan berkelanjutan dengan memposisikan kembali tujuan bisnis ke arah energi terbarukan. Pada ASEAN Climate Forum 2023 yang dilaksanakan 2 September 2023 lalu, Triana Krisandini, Senior Vice President of Sustainability TBS, membagikan kisah transformasi luar biasa yang dilakukan TBS kepada para pemimpin bisnis ASEAN.
Dalam diskusi panel yang mengeksplorasi tema net-zero transition di ASEAN, TBS Energi Utama hadir sebagai pelaku industri Indonesia yang optimis terhadap perubahan. Triana memulai dengan sebuah pernyataan bermakna besar: “Di TBS, keberlanjutan bukan hanya tentang bagaimana kita menghabiskan uang, namun terlebih bagaimana kita menghasilkannya.” Hingga kini TBS telah menetapkan sejumlah target untuk mencapai ambisi menjadi bisnis ramah lingkungan.
Dengan tekad untuk mengurangi dampak ekologis yang tercipta di masa lalu dan memberikan kontribusi positif, TBS berkomitmen mencapai netralitas karbon pada tahun 2030. Melalui komitmen ini, TBS tidak hanya berhenti memulai investasi baru dalam industri batubara, tetapi juga akan mematikan semua tambang batubara dan pembangkit listrik tenaga batubara milik TBS pada tahun 2030. Sebagai langkah pertama dari perwujudan visi ini, kami telah menandatangani perjanjian percepatan pensiun dini pembangkit listrik dengan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) Indonesia pada bulan September 2022 lalu.
Bagi TBS, masa depan bisnis terletak pada keberhasilan mengidentifikasi peluang baru sembari mengatasi isu-isu lingkungan yang kritis. Pada tahun 2021 kami melakukan divestasi 5% kepemilikan dari Paiton Energy, PLTU pemasok listrik terbesar wilayah Jawa-Bali. Langkah strategis ini menghasilkan dividen tahunan sekitar $15 juta, yang memungkinkan kami melakukan re-investasi di 'industri-industri masa depan' seperti energi terbarukan, yang kami targetkan mencapai 100 MW pada tahun 2025. Dari divestasi tersebut, kami juga telah berhasil melakukan akuisisi perusahaan pengelolaan limbah serta melakukan ekspansi ke dalam industri kendaraan listrik melalui kerja sama dengan aplikasi ride hailing terbesar di Indonesia, GoTo.
Berangkat dari pemahaman transformasi adalah sebuah ambisi besar yang memerlukan kolaborasi, TBS secara aktif membangun kemitraan dengan lembaga pemerintah, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan terbangunnya ekosistem yang efektif. “Pada masa-masa ini kami sangat membutuhkan kolaborasi,” sebut Triana. Ia menambahkan bahwa perubahan tidak hanya didapatkan dari penciptaan produk yang lebih baik, namun juga ekosistem kuat yang dapat mendorong kemajuan.
Salah satu komitmen yang dibentuk untuk turut mendorong transformasi TBS adalah inisiatif Towards A Better Society 2030 (TBS2030). Perubahan yang dilakukan TBS melebihi sebuah transisi sektor industri. Tindakan dan aksi yang kami lakukan memang telah membuka peluang baru, namun kesuksesan misi ini bergantung pada dukungan dari tenaga kerja internal dan komunitas eksternal kami. Melalui target yang telah ditetapkan, kami ingin mencapai transisi yang adil (just transition) dan menjaga kepercayaan dalam komunitas kita. Seperti yang diungkapkan oleh Triana: "Transisi memang terdengar menarik, tetapi just transition lebih menantang dari itu."
Menjadikan pilar sosial dalam TBS2030 sebagai pedoman, TBS bertekad untuk memberdayakan komunitas, baik internal maupun eksternal, melalui program-program peningkatan keterampilan, sehingga mereka memiliki ketahanan dalam menghadapi perubahan. Untuk membangun kepercayaan, TBS secara aktif membangun hubungan dengan masyarakat, melibatkan mereka dalam setiap langkah. Investasi sosial yang strategis dalam pengembangan ekonomi, pelatihan kerja, pendidikan, dan kesehatan menjadi elemen kunci dalam menciptakan dampak jangka panjang. Salah satu bukti nyata dari komitmen kami terhadap pemberdayaan masyarakat ditunjukan oleh Adimitra Bara Nusantara yang baru-baru ini meraih Juara 1 ASEAN Coal Awards 2023 dalam kategori CSR-Medium.
Selain komitmen eksternal, pengembangan kapasitas internal bagi para pekerja tidak kalah penting bagi TBS. “Sumber daya manusia adalah aset paling berharga dalam mensukseskan target perubahan kami. Karenanya, kami melakukan banyak investasi untuk membangun SDM internal,” jelas Triana. Bersama dengan HR, kami bekerja sama untuk mengevaluasi talenta SDM, mengidentifikasi peluang, dan berinvestasi dalam program peningkatan kapasitas untuk meningkatkan kemampuan karyawan kami.
Melihat ke depan, TBS bercita-cita untuk dikenal sebagai pembawa perubahan dan pemecah masalah, sebuah harapan yang tersirat dalam tagline “Towards A Better Society.” Menjauh dari asal mula kami dalam industri batubara, kami memvisualisasikan masa depan yang sarat dengan peluang untuk berpartisipasi dalam pembangunan keamanan energi dari sumber berkelanjutan, memperkenalkan mobilitas bersih di negara ini, dan aktif dalam pengelolaan sampah di wilayah Indonesia. Tentunya sebelum itu semua tercapai, kami harus menaruh menjalani komitmen dengan membentuk tujuan-tujuan terukur yang mampu diuji serta memungkinkan kami untuk tetap bertanggung jawab dan jujur dalam perjalanan kami.