Prioritas-prioritas ini menjadi landasan TBS2030, mengarahkan kami untuk mewujudkan dampak yang dapat diukur sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs).
Kinerja Ekonomi
Kami berupaya untuk menjalin komunikasi yang konsisten dan transparan dengan semua pemegang saham kami. Hal ini memastikan keselarasan antara aspirasi pertumbuhan kami dan harapan pemegang saham. Menatap ke depan, TBS berkomitmen untuk melanjutkan penghentian bertahap operasi pertambangan batu bara dan beralih ke divisi yang lebih berkelanjutan seperti energi terbarukan, kendaraan listrik, dan pengelolaan limbah. Perubahan strategis ini mencerminkan komitmen kami terhadap praktik bisnis yang berorientasi masa depan di tengah lanskap ekonomi yang terus berkembang.
Transisi Model Bisnis dan Inovasi
TBS memandang inovasi berkelanjutan sebagai kunci untuk mempercepat diversifikasi bisnis kami. Kami secara terus-menerus mencari pendekatan inovatif dan berpotensi mengganggu industri untuk pertumbuhan berkelanjutan. Sebagai bagian dari budaya transparansi yang kuat, kami juga dengan terbuka berbagi pendekatan inovatif ini dengan rekan-rekan industri dan pihak yang terlibat dalam pembuat kebijakan. Tujuan kami adalah mewujudkan masa depan yang lebih hijau bagi seluruh Indonesia.
Untuk mempercepat transisi kami lebih lanjut, kami mengejar strategi yang mencakup pertumbuhan organik dan anorganik di bidang bisnis dan proyek hijau. Melalui ini, kami ingin memastikan arah strategis yang selaras dengan tren, komitmen, dan praktik terbaik keberlanjutan global. Integrasi selektif perusahaan hijau dalam portofolio kami dapat membantu kami memperluas kemampuan kami dengan cepat di bidang seperti energi terbarukan, kendaraan listrik, dan pengelolaan limbah.
TBS berfokus pada akuisisi keahlian melalui akuisisi strategis, dikombinasikan dengan tujuan ambisiusnya di bidang pengelolaan limbah dan industri kendaraan listrik. Hal ini menegaskan komitmen kami untuk memimpin transisi menuju masyarakat yang lebih baik di Indonesia dan seluruh Asia Tenggara. Melalui upaya terfokus ini, TBS tidak hanya berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga menempatkan dirinya sebagai pemain kunci dalam ekonomi hijau regional.
Waste Management
Electric Vehicle
Waste-to-Energy
Green Hydrogen
Land-based and Nature-based Solutions
Risiko dan Peluang Modal
Strategi investasi modal kami berfokus pada diversifikasi jangka panjang. Kami secara aktif beralih dari sumber energi berbasis bahan bakar fosil, seperti batu bara dan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara, menuju bisnis yang lebih bersih dan berkelanjutan, seperti energi terbarukan, kendaraan listrik beroda dua, dan pengelolaan limbah. Portofolio energi terbarukan kami mencakup pembangkitan listrik dari sumber energi bersih seperti panel surya fotovoltaik, angin, dan sistem hidrolik. Melalui inisiatif kendaraan listrik beroda dua, kami berusaha menyediakan transportasi yang lebih bersih dengan beralih dari sepeda motor bermesin pembakaran internal di seluruh Indonesia.
Transisi ini, bagaimanapun, perlu dilakukan dengan pendekatan yang terukur dan terstruktur. Untuk itu, TBS telah mengembangkan kerangka kerja transisi dan membagikannya kepada calon investor atau pemberi pinjaman. Saat ini, kami bekerja sama erat dengan lembaga keuangan yang telah menyelesaikan kerangka kerja pembiayaan transisi serupa, seperti Bank Mandiri dan DBS Bank Singapura, untuk memberikan nasihat dan panduan. Lembaga-lembaga ini juga berperan penting dalam membantu kami menavigasi dan memastikan kepatuhan. Secara internal, kami merupakan salah satu dari sedikit perusahaan terdaftar di Indonesia yang memiliki Komite ESG.
Namun, meskipun semua langkah pengamanan ini telah diterapkan, kami tidak mengabaikan potensi tuduhan greenwashing dan pelanggaran kepercayaan dengan pemangku kepentingan. Budaya transparansi penuh kami adalah salah satu cara kami untuk mengatasi hal ini. Selain itu, TBS2030 menunjukkan komitmen kami untuk mewujudkan ambisi ini. Pihak pengambil keputusan tertinggi dalam bisnis kami, Dewan Direksi, juga telah membuat komitmen kuat terhadap aspirasi bisnis masa depan TBS. Mereka sangat mendukung fokus kami untuk diversifikasi dan menjadi bisnis hijau yang memimpin Indonesia menuju masa depan.
Trust and Reputation Risks
ESG Disclosures and Mandates as Risk
Transition Financing
Privasi Data
Seiring dengan terus berkembangnya dunia digital, perusahaan-perusahaan diwajibkan untuk semakin memperkuat pendekatan mereka terhadap privasi data. Hal ini penting tidak hanya bagi perusahaan yang beroperasi di bidang bisnis-ke-konsumen (B2C), tetapi juga bagi perusahaan yang menjalankan operasi bisnis-ke-bisnis (B2B). TBS menyadari bahwa privasi data merupakan bagian kritis dalam membangun kepercayaan dengan semua pemangku kepentingan kami. Selain itu, isu ini juga penting dalam melindungi bisnis dan operasi kami.
Tujuan kami adalah mengembangkan dan melaksanakan kebijakan ini pada awal 2025. Kebijakan privasi data akan ditempatkan secara tepat dalam struktur manajemen risiko yang lebih luas dari bisnis kami. Kebijakan ini akan mencakup strategi perlindungan jangka panjang, mekanisme operasional yang ditingkatkan, dan manajemen pengetahuan karyawan yang berkelanjutan.
Geopolitik
TBS menyadari semakin eratnya hubungan antara bisnis dan geopolitik. Itulah mengapa kami berkomitmen untuk menjaga reputasi yang kuat dalam menjalankan bisnis secara etis. Melalui hal ini, kami berupaya melindungi diri dari tekanan geopolitik yang mungkin timbul. Prinsip-prinsip PBB yang relevan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) menjadi panduan utama dalam upaya ini. Fokus kami pada transparansi juga sangat penting.
Meskipun TBS belum menerapkan langkah-langkah khusus untuk mengelola risiko geopolitik secara global, Perusahaan telah memfokuskan strategi mitigasi risikonya di Indonesia. Di sinilah sebagian besar pemangku kepentingan kami berada, sehingga masuk akal untuk memprioritaskan segmen ini terlebih dahulu. Mengingat 60% dari biaya barang kami berasal dari pembangkit listrik berbahan bakar batu bara, dan mengingat penjualan energi secara lokal kepada Perusahaan Listrik Negara (perusahaan listrik negara Indonesia), pendekatan TBS dalam mitigasi risiko terutama berfokus pada memastikan operasi yang stabil dan aman di Indonesia. Hal ini termasuk menjaga hubungan yang kuat dengan pemasok dan pemangku kepentingan lokal, serta beradaptasi dengan dinamika pasar lokal untuk memitigasi potensi gangguan pada pasokan dan operasi.
Sebagai tanggapan terhadap ketidakpastian geopolitik lainnya, TBS menekankan pengelolaan hubungan dengan pemangku kepentingan eksternal, baik secara lokal maupun internasional. Pendekatan ini mencakup keterlibatan aktif dengan komunitas, kolaborasi dengan organisasi di berbagai industri dan sektor, serta dialog yang luas dengan pemangku kepentingan.
Manajemen Rantai Nilai
Secara berkala, TBS juga mengevaluasi kinerja pemasok atau mitra kerja yang berpotensi menimbulkan dampak sosial terhadap komunitas lokal, serta mengevaluasi kinerja pengelolaan lingkungan.
Tata Kelola
Di TBS, kami menyadari bahwa menjadi mitra yang dapat dipercaya merupakan landasan utama dari praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kami mencapainya melalui mekanisme tata kelola yang kuat yang memastikan kepatuhan terhadap regulasi, transparansi dalam operasional kami, dan kemajuan yang konsisten menuju tujuan keberlanjutan kami. Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap TBS2030 dan rencana aksi yang menyertainya, kami telah mengadopsi pendekatan komprehensif dan praktis untuk mengintegrasikan hal ini secara mulus dengan aktivitas bisnis kami.
Pendekatan manajemen ini mencakup sejumlah elemen kunci yang mencerminkan tata kelola korporat yang kuat. Hal ini dimulai dari tingkat atas dengan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi kami. Manajemen risiko, ESG, dan audit kemudian dipercayakan kepada berbagai komite di seluruh bisnis. Infrastruktur yang mendukung semua ini meliputi kebijakan tata kelola korporat, anggaran dasar, dan prosedur operasional kami. Mekanisme pelapor, keamanan data, dan anti-korupsi yang kuat kami semakin memperkuat komitmen kami terhadap perilaku bisnis yang bertanggung jawab.
Melalui pendekatan praktis ini, TBS telah berhasil membentuk aliansi strategis yang tidak hanya mendukung transformasi kami, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan global. Hal ini menjadi bukti evolusi kami sebagai sebuah bisnis dan menggambarkan keterlibatan kolektif yang diperlukan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik. Semangat kolaboratif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs), yang menekankan pentingnya kemitraan dan tindakan kolektif. Melalui kolaborasi yang efektif, TBS telah mengembangkan tim yang tepat, mindset yang benar, dan mitra yang sesuai untuk mengubah aspirasi kami menjadi hasil yang nyata. Kami juga telah memanfaatkan peran kritis kami sebagai pemain kunci dalam menggerakkan lanskap bisnis hijau Indonesia.
